Senat Setuju Bahas Proposal Infrastruktur, Dow Dibuka Lompat

  • Whatsapp
Senat Setuju Bahas Proposal Infrastruktur, Dow Dibuka Lompat

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (29/7/2021), mengindikasikan bahwa selera mengambil risiko para pelaku pasar pulih kembali menyusul bergulirnya proposal infrastruktur Presiden AS Joe Biden.

Produk Domestik Bruto (PDB) AS dilaporkan tumbuh 6,5% pada kuartal II-2021, atau di bawah estimasi pelaku pasar dalam konsensus Dow Jones yang mengekspektasikan angka pertumbuhan sebesar 8,4%.

Indeks Dow Jones Industrial Average lompat 203,14 poin (+0,58%) pukul 08:30 waktu setempat (20:30 WIB) dan selang 20 menit menjadi 123 poin (+0,35%) ke 35.053,95. S&P 500 menguat 17,4 poin (+0,4%) ke 4.418,08. Nasdaq tumbuh 49,4 poin (+0,33%) ke 14.811,98.


Data klaim tunjangan pengangguran juga tidak memuaskan dengan adanya 400.000 pekerja kehilangan pekerjaan baru sepekan lalu, atau lebih buruk dari ekspektasi dalam konsensus Dow Jones yang mengekspektasikan angka 385.000. Rata-rata angka klaim sebelum pandemi ada di kisaran 250.000.

Namun, pelaku pasar memilih merespons positif keputusan Senat AS yang mengesahkan pembahasan proposal paket infrastruktur bipartisan yang disiapkan kedua perwakilan partai di AS, yang akan menggelontorkan dana hingga US$ 550 miliar ke sektor padat karya tersebut.

Saham PayPal dan Facebook anjlok, masing-masing sebesar -5% dan -3%, setelah keduanya mengakui ada peluang tekanan kinerja tahun ini. Sebaliknya, saham Ford melompat nyaris 4% setelah menaikkan outlook 2021 meskipun laba bersihnya sedikit di bawah ekspektasi pasar.

Bos bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) Jerome Powell menyatakan ekonomi AS membaik meski ada varian baru virus Covid-19. Namun, itu belum cukup untuk mencapai target inflasi dan lapangan kerja yang dipatok The Fed sehingga belum akan ada pengetatan moneter.

“Menurut saya kita masih beberapa langkah menuju kemajuan substansial lebih jauh mencapai target maksimum pembukaan lapangan kerja. Saya ingin melihat angka lapangan kerja yang lebih kuat,” tutur dia.

Keputusan The Fed menjaga suku bunga acuan di level sekarang sudah diprediksi jauh-jauh hari, di mana CME Fedwatch menunjukkan bahwa pelaku pasar 100% bersepakat memang tak akan ada perubahan. Yang agak mengecewakan justru ketiadaan sinyal kapan tapering dimulai, sehingga pasar menebak-nebak, alias berada dalam ketidakpastian.

Indeks Dow Jones Industrial Average berbalik minus 127,6 poin (-0,36%) ke 34.930,93 pada penutupan. S&P 500 surut 0,8 poin (-0,02%) ke 4.400,64. Namun, Nasdaq tumbuh 102 poin (+0,7%) ke 14.762,58.

Sepanjang Juli, indeks S&P naik 2,4%, sedangkan Nasdaq dan Dow Jones menguat masing-masing sebesar 1,8% dan 1,2%. Hari ini Amazon dan Pinterest dijadwalkan merilis kinerja keuangannya. Pasar juga akan memantau klaim tunjangan pengangguran dan penjualan rumah.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]



(ags/ags)

Read More

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *